Namun ada perbedaan nyata baik dalam hal isi dan software yang bisa membuat perbedaan yang nyata untukmu terutama jika kamu menjalankan bisnis dan menggunakan websitemu untuk tujuan tersebut.
Blog itu sama dengan website bagi yang memahaminya seperti itu, tapi untuk tujuan artikel ini kita akan memperlakukan mereka sebagai dua hal yang berbeda.
Marilah kita berasumsi websitemu adalah fokus utamamu, ini bisa dibuat dengan menggunakan website tradisional menggunakan HTMM CSS dll, dibuat oleh developer atau dibuat sendiri olehmu.
Alternatif lain kamu bisa membuatnya dengan blog atau software CMS seperti Wordpress atau Joomla atau Drupal. Platform ini mampu membuat situs-situs yang cukup kuat sekarang ini dan cukup efektif dan berguna daripada situs yang dibuat secara tradisional.
Apapun cara kamu membuat website, semoga itu punya fokus dan tujuan yang jelas dan punya pemirsa yang spesifik di pikiranmu, mengesampingkan pelayanan atau produk, adalah tujuan utama dari website itu.
Website yang berdiri sendiri mempunyai rasa profesionalisme yang sangat membantu bagi bisnis.
Pada waktu yang sama ada kesempatan untuk membangun hunbungan dengan konsumenmu yang bisa menguntungkan di jangka panjang dengan mempunyai blog yang kau tulis yang dalam beberapa aspek terhubung dengan situsmu tapi terpisah darinya yang memberikanmu yang terbaik dari kedua dunia ini. Klien dan konsumen akan menyukai profesionalisme dari website ini dan juga akan merasa ada orang sungguhan atau kelompok di belakang bisnis ini yang berbicara dengan mereka secara nyata.
Jika kamu menjaga blogmu dengan tiga hingga empat posting seminggu, mereka tidak harus selama itu, fokus pada topik dimana konsumenmu paling tertarik, maka kamu mengikat kedua hal itu bersama dengan suatu cara yang mempererat hubungan jangka panjang. Semoga berhasil.
Post a Comment