Mari kita lihat secara sekilas tiga point kenapa blogger gagal:
1. Mereka merasa bahwa pasarnya sudah jenuh, dan tidak ada ruang untuk blog lagi di pasar itu.
2. Mereka bertanya, "Kenapa seseorang mau membaca apa yang aku katakan di topik itu?"
3. Mereka berpikir bahwa mereka tidak bisa menjadi original dalam pasar itu, karena semua orang melakukan hal yang sama.
Mari kita bahas satu persatu...
1) Dalam pasar apapun, akan selalu ada ruang untuk satu hal lagi dalam topik itu. Dalam pasar internet marketing, pasar itu berjubel dengan blogger yang menawarkan kontent tentang membuat uang online, dan akan selalu ada topik baru menggantikan yang lama. Jadi jangan merasa kamu tidak bisa menawarkan sesuatu yang baru, atau tidak diperhatikan.
Tentu saja, kamu harus mempertimbangkan merk...
2) Kenapa orang mamu mebaca kontentku? Gampang. Orang senang membaca hal baru. Dan jika kamu mempunyai sudut pandang yang baru akan sesuatu, maka itu lebih baik. jadi jangan resah bahwa kamu tidak bisa mendapatkan orang membaca blogmu. Ini seperti meskipun kamu tidak ada 10 juta orang membacanya, kamu akan mendapat setidaknya ada 10 orang mebacanya. 10 lebih baik daripada tidak ada sama sekali.
3) Bisakah kamu menjadi
original di pasar yang sudah jenuh? Ya. Ini semua tentang merek dan persepsi akan sesuatu yang baru. Dosen di universitasku mengatakan, "Tidak ada kontent yang 'baru', itu hanya dipandang 'baru'". Kebanyakan kontent adalah melabel ulang hal lain yang sudah ada.
Pikirkan musik pop, film, buku. Mereka semua adalah cerita lama yang diulang dan dibuat kembali.
Jadi selama kamu bisa mengambil sudut pandang lain dari produkmu, contohnya blogmu, maka kamu punya kesempatan mendapatkan pembaca.
Aku harap inspirasi kecilku ini bisa membuatmu mulai dan mengerti alasan utam kenapa blogger gagal saat membuat blog.
Post a Comment